Hidup Ini Adalah Perjalanan Dan Perjuangan

Selamat datang di blog Kami ... ini adalah blog Pribadi Tapi tidak RAHASIA Untuk Sementara masih dalam proses .... yang tiada akhir ...

Kebersamaan adalah kunci "SUKSES" ...

Kebersamaan adalah kunci "SUKSES" ...
Mari Bersama Membangun Kesepahaman !!!

Waktu Adalah Ilmu dan Amal

Atur Waktu Anda ... Silahkan Klik Lokasi yang di inginkan

Rabu, 05 Mei 2010

Tanaman Obat

Pegagan adalah antioksidan alami yang berpotensi sebagai antipenuaan

 

Penuaan merupakan proses akumulasi berbagai perubahan pada sel dan jaringan sebagai akibat pertambahan umur. Penuaan dapat disebabkan oleh reaksi glikosilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi jus pegagan sebagai antipenuaan dengan pendekatan reaksi glikosilasi. Untuk penentuan potensi antipenuaan jus pegagan, dilakukan empat tahapan percobaan yaitu aktivitas antioksidan total, chelating logam, scavenging hidrogen peroksida dan potensi antiglikosilasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan jus pegagan (Centella asiatica) dalam menghambat reaksi glikosilasi dengan melalui uji chelating logam sebesar 82,5841%, scavenging H2O2 sebesar 99,5304%, antioksidan total sebesar 3,2070%, dan aktivitas antioksidan tersebut memberikan potensi antiglikosilasi sebesar 88,2594%. Dengan demikian, pegagan adalah antioksidan alami yang berpotensi sebagai antipenuaan

 

 

TANAMAN OBAT INDONESIA

 

Pencarian per Nama Penyakit:

             

 

 

           

 

            Kaki Kuda

(Centella asiatica, (Linn), Urban.)

 

Sinonim :

Hydrocotyle asiatica, Linn. Pasequinus, Rumph.

 

Familia :

Umbelliferae

 

 

Uraian :

Terna liar, terdapat di seluruh Indonesia, berasal dari Asia tropik. Menyukai tanah yang agak lembab dan cukup mendapat sinar matahari atau teduh, seperti di padang rumput, pinggir selokan, sawah, dan sebagainya. Kadang-kadang di tanam sebagai penutup tanah di perkebunan atau sebagai tanaman sayuran (sebagai lalab), terdapat sampai ketinggian 2.500 m di atas permukaan laut. Pegagan merupakan terna menahun tanpa batang, tetapi dengan rimpang pendek dan stolon-stolon yang merayap dengan panjang 10 cm - 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, banyak bercabang yang membentuk tumbuhan baru. Helai daun tunggal, bertangkai panjang sekitar 5 cm - 15 cm berbentuk ginjal. Tepinya bergerigi atau beringgit, dengan penampang 1 cm - 7 cm tersusun dalam roset yang terdiri atas 2 - 10 helai daun, kadang-kadang agak berambut. Bunga berwarna putih atau merah muda, tersusun dalam karangan berupa payung, tunggal atau 3-5 bersama-sama keluar dari ketiak daun. Tangkai bunga 5 mm - 50 mm. Buah kecil bergantung yang bentuknya lonjong/pipih panjang 2 - 2,5 mm, baunya wangi dan rasanya pahit. 1. Syarat Tumbuh a. Iklim · Ketinggian tempat : 1 m - 2.500 m di atas permukaan laut · Curah hujan tahunan : 1.500 mm - 2.500 mm/tahun · Bulan basah (di atas 100 mm/bulan) : 9 bulan · Bulan kering (di bawah 60 mm/bulan): 3 bulan - 4 bulan · Suhu udara : 20' C - 25' C · Kelembapan : tinggi · Penyinaran : sedang b. Tanah · Tekstur : pasir sampai liat · Drainase : sedang - baik · Kedalaman air tanah : 25 cm - 50 cm dari permukaan tanah · Kedalaman perakaran : 5 cm - 25 cm dari permukaan tanah · Kemasaman (pH) : 5 - 7 · Kesuburan : sedang 2. Pedoman Bertanam a. Pegolahan Tanah · Tanaman kaki kuda umumnya dikenal sebagai tumbuhan liar. Meskipun demikian tanaman ini dapat diperbanyak melalui stek batang. · Buat lubang tanam berukuran 25 cm x 25 cm x 25 cm · Stek bibit ditanam pada lubang tersebut dengan dengan jarak tanam 1 m x 1 m. · Batangnya tumbuh merayap,menghasilkan cabang-cabang yang membentuk rumpun yang menutupi tanah. · Di daerah Jawa Barat, tanaman kaki kuda kadang-kadang ditanam sebagai penutup tanah di perkebunan teh.

 

 

Nama Lokal :

Pegagan, Gagan-gagan, Rendeng, Kerok batok (Jawa); Daun kaki kuda (Indonesia), Pegaga (Ujung Pandang); Antanan gede, Antanan rambat (Sunda), Dau tungke (Bugis); Kos tekosan ( Madura), Kori-kori (Halmahera);

 

 

 

Penyakit Yang Dapat Diobati :

Typus, Busung, Sakit kepala, Influenza, Keracunan Jengkol, Ayan;

 

Pemanfaatan :

1. Tyfus

    Bahan: 1 genggam daun kaki kuda, ½ genggam daun jintan dan 5

    batang tapakliman.

    Cara membuat: semua bahan tersebut dicuci bersih dan dikukus

    untuk diambil airnya.

    Cara menggunakan: hasilnya ditambah dengan 1 sendok makan

    madu dan diminum.

 

2. Busung

    Bahan: tumbuhan kaki kuda lengkap (akar, batang dan daunnya), 3

    batang alang-alang, 1 potong kulit kamboja.

    Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air

    sampai mendidih hingga tinggal  ½ gelas.

    Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari 1 cangkir.

 

3. Sakit Kepala

    Bahan: 1 genggam daun kaki kuda dan seujung sendok makan

    jintan.

    Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air

    sampai mendidih hingga tinggal  ½ gelas.

    Cara menggunakan: disaring dan ditambah dengan 1 sendok makan

    madu, kemudian diminum.

 

4. Influenza

    Bahan: 1 genggam daun kaki kuda.

    Cara membuat: ditumbuk halus (dipipis) untuk diambil airnya.

    Cara menggunakan: ditambah sedikit garam dan diminum.

 

5. Keracunan jengkol

    Bahan: 10-15 daun kaki kuda.

    Cara membuat: direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga

    tinggal 1 ½ gelas.

    Cara menggunakan: disaring dan diminum.

 

6. Ayan

    Bahan: daun kaki kuda secukupnya yang sudah kering daun gula

    aren secukupnya.

    Cara membuat: daun kaki kuda ditumbuk halus kemudian diambil 1

    sendok dan dicampur dengan gula aren secukupnya. Kedua bahan

    tersebut disedu dengan 1 gelas air panas (masak).

    Cara menggunakan: disaring dan diminum; diulangi secara teratur.

 

 

Komposisi :

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Rasa manis, sejuk. Anti infeksi, antitoxic, penurun panas, peluruh air seni. KANDUNGAN KIMIA : Asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vellarine, zat samak. Senyawaan glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside dan senyawaan sejenis, mempunyai kasiat anti lepra (Morbus Hansen), Daun kaki kuda mengandung senyawa glikosida trigergepnoida, alkaloid hidrokotilin, steroid, tanin, minyak atsiri, gula pereduksi dan garam-garam mineral seperti garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi

Berhentilah Marah Sebelum Korban Tambah Banyak

Seorang Ibu meneliti perkembangan otak bayinya sendiri, dengan sebuah alat khusus yang dipasang di kepala sang bayi. Alat itu kemuadian dihubungkan dengan kabel-kabel computer, sehingga dia bisa melihat pertumbuhan sel syaraf otak anaknya melalui layar monitor. Perlu waktu cukup lama untuk menyiapkan semua peralatan tersebut.

 

Ketika bayinya bangun, dia lalu memberinya ASI. Ketika sang bayi menyusui itulah ia melihat gambar-gambar saraf itu membentuk rangkaian yang indah. Dia terpesona dan berkata, "Oo, begitu menakjubkan!"

 

Ketika sang bayi sedang asyik menyusui, si bayi berusia sembilan minggu yang bernama Julia itu menendang salah satu kabel computer. Si ibu kaget ,"No!" Karena teriakan ibunya bayi itu kaget, ketika itu si ibu melihat gambar sel syaraf menggelembung seperti balon membesar dan pecah. Kemudian terjadi perubahan warna, yang menandai kerusakan sel.

 

"Mungkin kesedihan ini hanya saya yang menanggungnya, sebagai ibu dan sekaligus sebagai scientist, saya menyaksikan otak anak saya hancur oleh terikan saya sendiri, ibunya." Demikian diungkapka Lise Eliot, PhD, seorang pakar biologi dan anatomi sel Chicago Medical School ( Amerika Serikat ), dalam bukunya "What’s Going On In there."

Dari peristiwa itu kita bisa belajar, betapa satu teriakan saja bisa menggugurkan sel otak, apa lagi dengan kemarahan terus-menerus?

 

Marah, kerap dianggap hal yang biasa, baik di rumah maupun di sekolah. Jika anak melakukan kesalahan, dengan kemarahan orangtua serig beharap bahwa si anak lekas mengerti, merubah sikap dan tak mengulangi perbuatannya. Namun penelitian otak terkini menunjukkan, ketika seorang anak dimarahi maka yang terjadi adalah bergugurannya sel otak.

 

Tak hanya kalau dimarahi. Tatkala marahpun otak seseorang akan mengalami kerusakan, termasuk anak-anak. Dalam darah ada hormone Cortisol yang biasanya meningkat jika dalam keadaan stress atau marah. Jika hormone Cortisol tinggi, itu bisa merusak otak pusat memori. Karena itu orang pemarah bisa menjadi pelupa.

 

Oleh karena itu, ketika anak marah, untuk mengontrol emosinya disarankan untuk merangkul, memeluk dan mencium atau mengusapnya dengan lembut. Semua sentuhan akan meningkatkan otak untuk memproduksi oksitoksin atau disebut juga love hormone. Jika Oksitoksin diproduksi banyak, maka dapat menekan cortisol sehingga dapat berpikir lagi dengan baik. Oksitoksin dalam hal ini dilpaskan sebagai respons terhadap kontak social, terutama pada skin to skin contact. Hormon ini dilepas setiap kita memeluk anak atau bayi, terutama pada saat menyusui. Karena itu kontak fisik yang teratur dan terus menerus dari orang tua cenderung membuat anak merasa aman dan nyaman.

 

Marah tidak hanya menggangu otak, namun juga dapat mengubah fungsi organ tubuh. Menurut DR. Mann, brdasarkan penyelidikan ilmiah, marah dapat menimbulkan berbagai perubahan dalam seluruh anggota tubuh, seperti hati, pembuluh darah, perot, otak dan kelenjar-kelenjar dalam tubuh. Seluruh jalan fungsi tubuh yang alamiah berubah pada waktu marah.

 

Nah, ketika anak melakukan kesalahan, masihkah orang tua memarahi anaknya? Ketika ingin menanamkan hal-hal positif pada anak, mana yang lebih baik: dengan cara marah atau dengan sentuhan kasih sayang?

 

Ida S Widayanti/ Suara Hidayatullah / di posting oleh abuinayat.com

Minggu, 05 April 2009

Jarak Tak Jadi Penghalang

Allahamdulillah Setelah sekitar 3 bulan harus menempuh perjalanan jauh dari kota Tolitoli ke Desa Soni dengan jarak -+ 170 km dengan medan yang lumayan menantang dengan tanjakan, tikungan dan kondisi jalan yang dalam pekerjaan ....
Sejak pertengan Januari 2009 keluarga sudah ikut serta menjadi pendukung dan pendamping setia di setiap saat hingga tidak lagi bolak balik menempuh perjalan jauh .....
Namun ini juga berdampak pada frekuensi on line yang hanya saat-saat tertentu saja ..... atau hanya via email lewat hand phone ( chating )

Sabtu, 09 Agustus 2008

Memanggil Teman Dengan Do'a

Tahun ini dunia pendidikan Indonesia banyak dibincangkan khusnya ujian akhir sekolah berstandar nasional atau UAS-BN yang sampai harus melibatkan polisi segala dalam pengawasan dan pengamanan naskah soal, tapi disisni saya tidak akan bicara tentang itu meski hal ini saya dapatkan saat hari pertama menjemput naskah soal ujian di kantor POLRES Kab. Tolitoli,.... 
Ketika sedang menunggu dalam antrian para kepala sekolah dan guru yg juga ingin mengambil soal, diantara pak Polisi ada yang bercerita tentang bagaimana proses memanggil temannya yang harus datang dari daerah yang jauh di pedalaman untuk urusan yang sangat penting dan waktu yang sangat terbatas dengan segala keterbatasan yang dimiliki,  mulai dari sulitnya transportasi apalagi jaringan komunikasi canggih yang serba cepat. Dengan diselimuti rasa penasaran sang polisi tersebut bertanya bagaimana rekannya ini bisa memanggil orang tersebut .... 
Lalu dijelaskanlah bahwa dia memanggilnya dengan berdo'a dengan terlebih dahulu sholat sunnah dua rakaat kemudian mengutarakan semua pesannya lewat do'anya ..... 
maka keajaibanpun terjadi ... sang teman tadi bisa datang tepat waktu karena merasa dia harus ke kota .....
"kalau ada kesulitan anda mungkin boleh mencoba pengalaman  tiatas"

Kamis, 07 Agustus 2008

Komunikasi Antara Orangtua dan Anak

Hari ini seperti biasa siswa pulang sekolah jam 16:00 atau sesudah sholat ashar berjama'ah, yang tidak sama dengan hari-hari sebelumnya adalah salah seorang siswa diantar kekantor oleh orangtuanya karena kesakitan setelah ditinju dadanya oleh teman saat tengkar .....
Sang anak yang mukul kami panggil dan menanyai beberapa pertanyaan diantaranya adalah apakah kamu sering dipukul oleh orangtuamu, saat kapan dan bagaimana ? sang anak dengan berat rasanya untuk berkata-kata tapi kami tetap menenangkannya agar mau bercerita apa adanya.... sebelum menuturkan ceritanya beberapa kali harus terisak sambil menyapu air matanya sesenggukan seakan menahan sesuatu yang hendak meledak .....
Akhirnya diapun bercerita : tadi pagi saya dipukul orang tuaku karena seragam saya kemarin basa yang mestinya masih saya pakai hari ini ...
Bagaimana kamu di pukul ? dengan penuh rasa penasaran...
Saya dilemparkan kemudian kepalaku diinjak ..... serentak kami terperanjak kaget dengan penuturannya .... dan kami mengambil kesimpulan bahwa ternyata sang orangtualah yang harus dididik agar peristiwa yang menimpa temannya tadi tidak terjadi lagi....
inilah salah satu gambaran komunikasi orang tua dan anak hingga hari ini ......
saya yakin ini hanya salah satu kasus yang terungkap tentang bagaimana kebanyakan orang tua memperlakukan dan mendidik anaknya ....
Terus ..... bagaimana dengan anda....????

Sabtu, 17 Mei 2008

Cara Menentukan Sebuah Prioritas Dalam Hidup Anda

Karena hidup ini hanya sekali sehingga harus menetapkan satu target yang terpenting yang ingin dicapai segera dalam hidup ini ....
adapun cara menentukannya sebagai berikut ....

1. Ambil kertas kosong satu lembar lalu gunting menjadi 10 bagian..

2. Setiap potong kertas tuliskan keinginan - keinginan apa yang anda harapkan

3. Semua kertas yang sudah di isi dengan daftar keinginan tersebut diletakkan dihadapan anda dalam posisi setiap lembarnya terlihat dan dapat dibaca dengan jelas

4. Sekarang perhatiakan seluruh isi dari daftar keinginan tersebut

5. Setelah menyimak satu demi satu ambillah satu lembar keinginan yang dianggap tidak terlalu penting kemudian merobeknya menjadi beberapa bagian

6. Buanglah robekan tersebut ketempat sampah lalu mengambil kembali satu kertas catatan yang dianggap tidak terlalu penting

7. Ulangi terus langkah 5 dan 6 hingga tersisa satu lembar saja daftar kenginan dan harapan anda

8. Lembaran ini adalah keinginan terbesar Anda sehingga diambil dan di catat baik-baik, diharapkan agar dapat disalin dan diperbesar lalu letakkan ditempat-tempat yang biasa Anda berada dalam waktu yang lama pada tempat tersebut agar hal ini senantiasa menjadi tujuan utama dalam setiap aktifitas Anda

SELAMAT MENCOBA !!!!!!

Catatan***
Kalau anda merasa berat untuk membuang daftar keinginan yang lain itu wajar tapi ingat ANDA HARUS FOKUS PADA SATU HAL UNTUK MENCAPAINYA

Sabtu, 03 Mei 2008

Teman Senasib dan Seperjuangan

Saudaraku (dari kanan) Hanafi dari Poso, Goffar dari Kuwaro, Zainal dari Palu, Ardiansyah dari Tanah Grogot.
Di Tempat Pelatih Bersama Ust. Abdus-Syakir dari Timika (tiap minggu kacau)

Foto Bersama IKASIH SD Integral Hidayatullah yang di Ketuai oleh Ust. H. Amrozi Alimudin paling kanan , Kaliurang Jogja.

Senin, 28 April 2008

Penyedap Rasa Hambat Pertumbuhan Anak

  Makan tanpa penyedap? Hmm rasanya kurang pas. Tapi tahukah Anda? penggunaan penyedap berlebihan justru menghambat pertumbuhan anak
Hidayatullah.com--Vetsin atau monosodium glutamate (MSG) dan dikenal sebagai penyedap rasa saat memasak diyakini membahayakan dan akan menghambat pertumbuhan anak.
Vetsin, atau monosodium glutamate (MSG) terkandung asam sodium glutanik (glutanic acid sodium), yang dapat menguraikan asam glutanik selama proses pencernaan. Asam ini dalam jaringan otak atas dorongan asam glutanik yang dibantu oleh vitamin B6 bisa berubah menjadi δ (delta) - asam amino butyric, yaitu semacam zat pengekang syaraf penyalur. Bila kekurangan zat ini, akan mudah menyebabkan sistem kontrol syaraf menjadi terlalu tegang, misalnya timbul gejala kepanasan atau kejang-kejang. Karena itu, mengkonsumsi vetsin harusnya sedikit dan sewajarnya, sebab zat ini juga berguna untuk mempertahankan sistem syaraf.
Namun jika mengkonsumsi vetsin terlalu banyak, juga berbahaya bagi tubuh manusia. Banyak orang mempunyai pengalaman, setelah mereka makan terlalu banyak masakan yang enak, lalu timbul gejala sakit kepala dan pusing, tubuh bagian atas mati rasa, hati berdebar dan nafas menjadi pendek dan lain-lainnya, ini yang disebut “mabuk makan”. Penyebab utamanya juga karena terlalu banyak kandungan asam glutanik dalam daging dan vetsin yang dikonsumsi.
Konsumsi asam glutanik setelah dicerna oleh lambung dan usus dan masuk ke otak besar, maka pada bagian tertentu di jaringan otak akan dihasilkan δ (delta) – asam amino butyric yang bersifat menghambat syaraf , dapat menyelaraskan kemampuan kerja otak besar yang normal, tetapi asam glutanik yang berlebihan akan menjadikan δ (delta) – asam amino butyric juga jadi berlimpah. Jika penghambat saluran syaraf dalam otak banyak, berbagai fungsi syaraf akan berada dalam posisi terkekang.
Penelitian Tim Riset di Amerika terbaru menyebutkan, setelah menyuntikkan vetsin yang overdosis ke dalam tubuh tikus, mereka lalu menemukan bahwa selang beberapa waktu, pada retina tikus dan beberapa bagian sistem syaraf utama terlihat gejala kerusakan. Fungsi alamiahnya menurun, juga nampak penyakit kegemukan. Karena jumlah sel darah merah dan putih dalam tulang berkurang, di mana garam kalsium yang masuk ke sel mengalami kerusakan, jadi akan mempengaruhi sintesa sel-sel, sehingga pertumbuhan tulang juga ikut terhambat.
Riset selanjutnya menunjukkan bahwa seorang anak yang terlalu banyak mengkonsumsi vetsin atau makanan yang mengandung asam glutanik, maka bagian otak besar yang memproduksi δ (delta), akan dapat menghambat pengeluaran hypothalamic untuk menekan thyroxin melepaskan hormon dan menekan hormon parathyroid untuk membiarkan pelepasan hormon, akhirnya akan menyebabkan thyroxin dan parathyroid pengeluaran hormonnya berkurang.
Kurangnya pengeluaran thyroxin akan berdampak negatif bagi pertumbuhan tubuh manusia, akan tetapi hormon parathyroid adalah hormon penting untuk mengatur kalsium darah dan fosfor darah.
Hormon tersebut dapat mencegah hilangnya kalsium melalui air seni, serta membantu daya serap usus terhadap kalsium dan fosfor. Jika pengeluarannya tidak mencukupi, kalsium dan fosfor yang hilang akan sangat banyak, maka pertumbuhan tulang dan perkembangan tubuh manusia akan terhambat.
Untuk itu, anak yang dalam masa pertumbuhan selain harus diperhatikan jumlah konsumsi vetsinnya, yaitu setiap hari tidak boleh lebih dari 5 gram. Juga harus mencegah mereka makan dan minum terlalu banyak, khususnya dalam mengkonsumsi masakan yang enak. [chinesefood.net/ebr/www.hidayatullah.com]